The Importance Of Knowing and Loving Myself

Memahami diri sendiri tidak hanya mengetahui apa yang “iya” dan apa yang “tidak” terkait dengan keinginan dan kebutuhan, tetapi juga mengerti kapan waktu kita untuk diam dan kapan waktu kita untuk terus bergerak maju atas hidup. Memahami diri sendiri memanglah tidak mudah, karena hal tersebut merupakan hal yang acapkali dianggap remeh tetapi memiliki dampak yang besar dalam hidup pribadi sesorang. Saya pun masih terus berusaha untuk memahami siapa sebenarnya diri saya sebagai manusia, apa yang diri saya inginkan dalam hidup, bagaimana diri saya bisa mengimplementasikan keinginan tersebut, dan seberapa dalam saya mampu mengenali diri saya.

Berangkat dari  pertanyaan tersebut saya mempunyai beberapa cara yang telah dilakukan untuk mengenali diri sendiri. Cara yang pertama, yaitu mengenali diri dari aktivitas dan hobi yang sering dilakukan, saya sering membaca buku dan mendengarkan musik setiap harinya, melalui kegiatan tersebut saya dapat mengenali diri saya bahwa saya merupakan seseorang yang tertarik tentang buku dan musik.  Cara kedua yaitu mengenang dan mencatat momen-momen mebanggakan yang pernah saya alami, melalui aktivitas ini saya bisa menghadirkan suatu rasa kebanggaan kembali disaat sedang merasa insecure dan melalui aktivitas ini saya bisa mengenali akan kemampuan diri yang saya miliki.

Cara  ketiga yaitu menemukan role model (panutan) dalam hidup, role model ini sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang dalam mengenali diri nya seperti apa yang diri mereka inginkan sebagai manusia misalnya ingin memiliki kekayaan, memiliki rumah mewah, memiliki sikap yang baik dan sebagainya, role model ini bisa dijadikan contoh dalam mengenali diri sendiri dengan cara mengikuti sikap dan sifat dari role model tersebut, biasanya saya selalu menonton video role model saya di youtube dan memahami kalimat-kalimat motivasi dari beliau serta hal-hal apa saja yang diajarkan oleh beliau, hal ini bisa membantu saya dalam memahami diri saya lebih jauh dan menemukan motivasi dalam diri.

Cara keempat yaitu meminta masukan dari orang orang yang kita percaya, mereka dapat menilai diri kita seperti apa dan bagaimana serta memberikan solusi yang terbaik bagi diri di mana hal ini bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi diri sendiri untuk mengenal diri lebih jauh. Cara kelima yaitu membuat catatan mengenai perilaku saya, dalam hal ini saya mencatat perilaku dengan memisahkan antara perilaku positif dan perilaku negatif dengan tujuan untuk meminimalkan perilaku negatif dan memaksimalkan perilaku positif dimana hal ini sangat berguna dalam memahami diri saya pribadi.  

Setelah kita mengenali diri sendiri, kita harus mencintai atas apa yang ada pada diri. Mencintai diri sendiri adalah perilaku memahami nilai sebenarnya dalam diri, tentang apa yang sebenarnya ada di dalam diri, bukan menilai diri berdasarkan penampilan fisik atau performa-performa diri. Mencintai diri adalah perihal mengenai bagaimana cara kita dalam menghargai diri sendiri, tentang kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

Tidak ada yang sempurna di dunia ini, sebaik apapun kita menilai seseorang atau sesuatu. Setiap orang pasti memiliki kekurangan, tinggal bagaimana kita mampu menghargai kekurangan yang kita miliki sehingga mampu membuat kita menghargai kelebihan yang kita miliki. Saya mencintai diri saya dengan melakukan hal-hal yang membuat saya bahagia. Meskipun hal-hal yang membuat saya bahagia membuat saya terlihat konyol, terlihat aneh, dan sebagainya. Karena saya mencintai dan menghargai diri sendiri untuk kebahiagaan saya, bukan untuk memuaskan pandangan orang lain terhadap saya. Saya sadar bahwa kekurangan yang saya miliki merupakan bagian dari nilai diri yang saya punya. Saya selalu berusaha untuk menutupi kekurangan yang saya miliki dengan kelebihan yang ada pada diri dan saya percaya bahwa di luar sana ada yang menghargai kelebihan yang saya miliki.

Komentar